12 Mei 2009

Kapan Sebaiknya Mengeluarkan Senjata Anda

KAPAN SEBAIKNYA MENGGUNAKAN SENJATA ANDA


Dear Journalist,

Seorang pemburu tahu kapan menggunakan senjatanya. Sama halnya seorang wartawan yang baik, tahu saat terbaik mengeluarkan senjatanya. Yaitu: peralatan kerjanya berupa buku catatan, kamera dan tape-recorder. Ada saatnya, Anda harus berhati-hati mengeluarkan senjata-senjata itu, di depan nara sumber Anda. Maklum. Tak sedikit orang menjadi tegang bila melihat ada wartawan membidikkan kameranya ke arah mereka. Swear!

Tak kurang dari buku "A Journalist Guide" yang diterbitkan oleh South East Asia Press Centre Kuala Lumpur sampai perlu mengingatkan agar seorang wartawan berhati-hati memperlihatkan buku catatannya di depan orang yang sedang diwawancara. "Sebaiknya jalin dulu hubungan orang yang hendak diwawancarai. Kalau masih ada harapan bahwa ia tidak akan keberatan dengan buku catatan itu, coba keluarkan dengan hati-hati. Misalnya dengan mengatakan, Anda barangkali tidak keberatan kalau saya membuat catatan ? Saya hanya ingin menjaga supaya fakta saya tepat."

Buku catatan sebagai peralatan wawancara jelas mutlak perlu. Ingat, tak ada anjuran sama sekali agar Anda petentengan, atau sok PD (percaya diri) denagn tidak membuat catatan, selama melakukan wawancara!

Dalam wawancara panjang, apalagi penuh dengan data dan fakta, buku catatan mutlak perlu, sekalipun Anda sudah memasang alat perekam. Tapi itu tadi, mengingat watak nara sumber tidak selalu sama, sebaiknya Anda mengeluarkannya secara hati-hati. Karena itu ada saran, bila wawancara berlangsung pendek saja, apalagi bila tidak menyangkut data dan fakta, gunakan saja ingatan Anda. Tapi segera tulis kembali begitu memungkinkan.

Pemakaian alat perekam secara gegabah seringkali membuat nara sumber tertentu langsung menarik diri, dan menolak melanjutkan wawancara dengan sejuta alasan, semata hanya tiba-tiba ia sadar dirinya sedang diwawancarai seorang wartawan.

Hal-hal ini bagaimana pun perlu kami kemukakan di sini, mengingat, kami sering melihat kecenderungan Anda sebagai wartawan untuk selalu menggunakan peralatan kerja secara tidak efektif. Misalnya, mewawancara sekumpulan orang yang akan dimintai pendapatnya tentang suatu kejadian saja, masih ada di antara Anda yang lebih merasa keren dan terhormat bila menggunakan mini tape recorder. Yang bener aja.

Salam kompak selalu,
Khalayak Anda