Tampilkan postingan dengan label Herry Barus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Herry Barus. Tampilkan semua postingan

11 Januari 2009

Dari Menstruasi sampai Kepiting Kolesterol

Sejak November males ngeblog. Lagi dapat menstruasi, 'kali. Padahal saban hari kalau gak di depan desktop, ya memangku laptop. Males saja. Kalau meminjam istilah anak saya, ngeblog "emang penting?"

Tapi supaya kelihatan urut, saya akan catat beberapa peristiwa yang bisa dianggp "emang penting" berikut ini:

Tanggal 24 November lalu saya ulangtahun. Malamnya saya sudah tahu.Tapi pagi2nya, bangun saya kura2 dalam perahu saja. HP yang setiap saya tidur saya setel ke flioght mode, saya nyalakan. Eh, masuk beberapa SMS. Selamat ulang tahun... dari anak2, Maria, adik2, ipar........ teman2 dekat al dari penyakir Adri Darmaji Woko yang tak pernah lupa hari2 penting saya. Teman dekat saya lainnya sepeerti dramawan Dharnoto, malah SMS keesokan harinya: "Wahuh lupa, Jun, gara2 sibuk menyiapkan surat untuk pensiun." Yah.... malamnya apa boleh buat, saya didaulat anak istri supaya makan bareng di Waroeng Soenda.

Tanggal 29 November, hari Minggu kalau gak salah, pagi2, ada SMS dari Rismuji, bahwa dia mau ke Serpong tapi tidak tau jalan. Ngapain ke Serpong? pikir saya. Terus ada telepon dari Widia tanya alamay Pecel Madiun di Serpong. Pecel Madiun? Waduh, baru ingat, hari ini, anak2 Tiara mau ngerayain ultah saya. Saya langsung angkat telepon ke Dharnoto selaku Event Organizernya, sembari agak kesel, kok tidak ada konfirmasi padahal hari ini saya rencana mau ke Bandung... Beliau cuma tertawa: Waduh sori... saya juga lupa. Tapi jalan terus saja. Kasihan yang sudah datang. Ini aku OTW (on the way)," kata dia. Singkatnya, kita ketemuan di DCost, Serpong, karena Pecel Madiun ternyata sudah di booked orang hajatan, sementara tempat lain yang siap menerima 20 tamu tidak ada.

Hadir antara lain: Victor Manahara, Ali Asim, Widya dan suami Coki, Mbak Ria Prabowo, Susanti Harini, Fit Yanuar, Herry Barus (yang datang bersama anaknya), Rismuji, Gusniar, Didik Setio Edi, Adlisal Rivai dll...... Wah, mengharukan, kita kumpul2 lagi setelah Tiara bubar.

Selama Desember, saya dengar Dharnoto sudah E Pendi (singkatan Pensiun Dini karena kaget, kadi pakai E). Saat itu juga saya baru tahu Mas Roy Watimena juga sudah pensiun, tapi alami karena usia. Tak lama kemudian saya dengar kabar, Yongki Dawanas juga E Pensiun Dini juga. Oya, Victor Manahara juga sudah beberapa sebelumnya mengundurkan diri dari Gramedia atas permintaan sendiri.

Dan pada tanggal 27 Desember, seperti biasa, kami ke Bandung, liburan akhir tahun untuk songsong tahun baru. Hari pertama ketemu Victor dan nyonya di sebuah FO di Dago, yang sedang kasih diskon 50 %. Alhasil waktu ketemu, dia menyampaikan info ada juga FO di Kebon Kawung yang lagi kasih diskon. Hahaha....Begitulah, kami melewatkan tahun 2008 di Bandung, dan mencicipi udara tahun 2009 di Bandung. Berita buruknya: saya dua kali makan kepiting. Yang pertama, kepiting saus padang dan yang kedua kepiting saus tiram. Kolesterolnya, alamak. Istri saya angkat tangan dan cuma berkata: Sudahlah, itung2 menikmati hidup di akhir tahun....

Tanggal 2 Januari kami pulang.
Tanggal 3 saya nengok kebun di Desa Sukamanah, Tiga Raksa, melihat tanaman alpokat yang saya tanam di sana.