SOK TAHU, SOK PAMER, SOK PINTER
Dear Journalist,
Ada nasehat bagus dari para wartawan senior jika Anda ingin bertemu dan melakukan wawancara dengan seorang nara sumber penting: ciptakan rasa percaya pada orang itu. Dengan itu, Anda bisa berharap akan memperoleh jawaban dan informasi menarik, yang disampaikan secara terbuka dan blak-blakan.
Tapi rekan-rekan Anda yang pemula, biasanya justru gagal di bagian ini. Misalnya dengan mengatakan, "Seperti yang dikatakan Menko Polkam secara pribadi kepada saya kemarin....." Atau, "Menurut analisa saya, tingkat inflasi saat ini sunguh mencemaskan...." Atau, "Mungkin saya akan mengkonfirmasikan jawaban Bapak dengan Bapak Menteri besok, karena kebetulan saya akan bertemu dia."
Apakah menurut Anda, hal-hal ini bisa menimbulkan simpati dari nara sumber Anda ? Apakah menurut Anda, hal ini bisa membuat rasa kagum dari nara sumber Anda? Harus diakui, banyak wartawan kadang ingin menunjukkan dirinya pintar dan tahu permasalahan (termasuk sok tahu) di depan narasumbernya... Banyak pula, wartawan yang mengajukan pertanyaan berdasarkan kesimpulan yang salah untuk memprovokasi narasumbernya.
Selalu camkan. Bila Anda gagal memperoleh informasi yang penuh keterbukaan, itu juga kegagalan kami mendapatkan berita yang memikat. Juga ketahuilah, bahwa hasil wawancara yang baik, biasanya dihasilkan oleh sebuah kepribadian yang menarik perhatian dan memberi kesan baik. Juga sikap rendah hati.
Salam kompak selalu,
Khalayak Anda