ANDA SIAP TEMPUR ?
Dear Journalist,
Seorang wartawan Amerika terkenal, pada suatu mewawancarai Raja Hussein dari Yordania. Ketika wawancara berlangsung dan ia perlu menulis catatan-catatan, eh, ia baru sadar, bahwa ia lupa membawa pulpen. Melihat sang wartawan panik, Raja Hussein segera tahu duduk soalnya. Ia bangkit berdiri, dan meminjamkan penanya, sebuah Parker dari emas 24 karat. Pada akhir wawancara, sang raja pun berkata, "Pakailah pena itu sebagai kenang-kenangan dari saya."
Wajah sang wartawan merah padam. Tentu saja. Karena hadiah itu bukan sebuah kenang-kenangan yang menyenangkan. Sebaliknya, sebuah tamparan memalukan bagi seorang wartawan pelupa. Begitulah, cerita yang disampaikan SM Ali, bekas Managing Editor Bangkok Post dan Kepala Eksekutif Press Foundation of Asia.
Apakah Anda selalu siap dengan peralatan kerja Anda setiap kali hendak menemui seorang tokoh dan melakukan wawancara ? Apakah buku catatan, pulpen, tape recorder atau bahkan kamera saku selalu tersedia di tas kerja Anda ? Yakinkah Anda bahwa barang-barang itu selalu tersedia lengkap dalam tas kerja Anda ?
Maklum. Kami masih sering memergoki, ada rekan Anda yang selama wawancara berlangsung, sibuk yang mencoret-coret catatan kertas atau membawa buku catatan sama sekali, ada rekan Anda nekad meminta secarik kertas dari orang yang tengah diwawancarainya untuk membuat catatan-catatan seperlunya. Ada pula rekan Anda yang ketika akan memasang tape recorder, baru sadar bahwa ia lupa mengisi batere, dan mengisi kasetnya. Atau, ada juga yang menggunakan kamera saku, tapi tidak sadar bahwa chipsnya kosong.
Sebaiknya, jangan sampai hal-hal yang mengurangi citra profesionalisme Anda itu terjadi. Persiapkan diri Anda sebagai profesional sejati.
Salam kompak selalu,
Khalayak Anda