Berdiri di depanmu, aku
hanya
membeku
Tak mengenang apa
Kecuali pada ingatan
yang kelu tapi meneduhkan.
Tak mengenang apa
Kecuali pada ingatan
yang kelu tapi meneduhkan.
Berdiri di depanmu,
muncul kesadaran baru
Betapa kuat batu demi batu disusun
Sedang satu demi satu daun kuning
luruh di haribaanmu.
muncul kesadaran baru
Betapa kuat batu demi batu disusun
Sedang satu demi satu daun kuning
luruh di haribaanmu.
Di depan kamu:
Aku duduk bersimpuh
Ingin memeluk
Tangan tak sampai.
Aku duduk bersimpuh
Ingin memeluk
Tangan tak sampai.
Berdiri di depanmu
aku bertanya:
Kenapa hidup ini keras,
sedang manusia begitu lembek.
aku bertanya:
Kenapa hidup ini keras,
sedang manusia begitu lembek.
2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar