26 September 2013

Perihal Sepi

1/
Selembar sepi telah membuatmu siaga pagi ini. Hanya sebuah puisi, ternyata; tapi yang membuat hidupmu lebih berarti. (2013)

2/

Saat sepi, sajak mengalir dlm urat nadi; dia tak pernah memperhitungkan terjal dan arusnya. (2013)

3/

Sajakmu yang biru masuk ke hatiku. Sajakmu yang ungu diguncang alun gelombang. Kesepianmu membayang luka. (2013)

4/
Kesepian spt seorang kakek menggenggam jari saat iringan berhenti dan lagu tiba-tiba jadi sunyi. (2013)

5/
Cinta sejati barangkali terjadi hanya dalam puisi. Tapi itu pun mungkin sebuah dongeng. (2013)

6/
Pst. Ada yang setiap malam melayat kita dan membuat tidurmu terjaga: Kata2 yang bangun dari ingatan lupa. (2013)

7/
Jangan berisik. Ada sepi yg sedang mengendap2 mencoba membuka celah hatimu. (2013)

8/
Ini serius. Kalau sajak berhenti kautuliskan, aku mungkin akan jadi yatim piatu yg kesepian di rimbun kata. (2013)

9/
Sepi menidurkanmu, dan sajak membangunkanmu di pembaringan kata2. Sedang cinta setia menunggu di sisinya. (2013)









Tidak ada komentar:

Posting Komentar