Di kolam tua
Berendam sepi
Asyik menenung-renung
Lahir penyair
Payau tua
Mendengar irama
katak
Jadilah haiku
Jalan sempoyongan
Saat terik
Dasar penyair edanBerendam sepi
Asyik menenung-renung
Lahir penyair
Payau tua
Kawanan penyair
Mempermainkan kata
Di pematang sawah
Si
penyair
Nulis guguran salju
Penyair terluka
Jalan sempoyongan
Telaga tua
Para penyair
Sibuk mengingat luka
Sore yang kerontang
Para
pujangga
Beternak kata
Musim rambutan
Calon
pujangga
Menulis guguran salju
Di bawah bulan
Seorang
penyair
mengunyah kenangan
Kecipak air
Remang sinar
bulan
Terbitlah penyair
Diguyur hujan
Menenggak
bir
Lahirlah puisi
Di hutan kata
Sebuah metafor
Memangsa pujangga
Sehelai daun jatuh
Si penyair teriak:
Eureka!
Aum srigala
Membelah malam
Aku binatang jalang
Sehelai daun jatuh.
Pluk
Jadilah aku sang penyair
Tidak ada komentar:
Posting Komentar