Sajak Kurniawan Junaedhie
Di depan cermin
kupandang wajah2 yang lain
Hans dan Sien tjwan di mana?
B Pri masih nenulis juga?
Aha! Endang apa kabarnya?
Menjadi bimbang hidup,
Hati murung,
Kata2 berpagut,
dadaku busung.
Kudengar angin beliung,
Orang bingung,
Ingin mendaki gunung.
Tak perlu tahu jalan turun.
Curam jalan ke arah tebing,
Bikin kudukku merinding
Jarak tak tercatat.
Hanya rindu yang kuingat.
Wahyu pilih lanjutkan studi
Hendry pilih jadi wartawan
Aku di kamar sendiri menulis puisi
Sunyi hati menerka isi bumi.
Makin putihkan rambut kita?
Masih bisakah kita mengeja cinta?
Sudah menguning kartu2 Natal yang dikirim Adri,
Sudah menguning hati ini di dera sepi
Jakarta, 24 November 2008