Sajak Kurniawan Junaedhie
bis keluar dari kotamu, pukul 14.00
jam 14.30, masuk G:
aku ingat kamu.
parfummu bergerak belum terbawa angin
hanya galau, rasa sakit karna gigitanmu,
bagaimana cara menghilangkan rasa pedih?
tak dimuat dalam majalah.
jam 15.00, masuk B:
gila, masih juga ingat kamu
tak dikenalnya letih.
tapi buset, pedihnya tengkukku
inilah goresan kenanganmu
menyesal meninggalkanmu buru2
jam 16.29, masuk S:
masih ingat kamu.
setiap punggungku pedih
kebosananku kambuh dan ingin memburumu
padahal jasmani rohaniku sudah amat lelahnya
jam 17.00, masuk A;
mencoba membaca buku McCormack.
baru terlelap, bis berhenti di terminal.
aku pesan teh dan nasi pecel.
di sampingku, kau tak menuangkan teh panas dalam piring
kukira, pada detik2 begini kamu sudah lupa padaku.
betulkah cinta tergantung pada roda, pada jarak?
jam 18.00, masuk P:
aku ingin cepat2 menulis surat
aku sudah tiba dengan selamat, sehat walafiat
lupakan aku, jangan dicari.
aku sangat malu, belum meyakini perasaan.
kalau kamu rindu, bacalah sajakku di koran.
sayonara. sampai jumpa di sorga! olala.
1985/2009