28 Desember 2014

KAMAR SUNYI



Di teras rumahmu,  ada satu bangku kayu. Di itu aku bisa memandang senja; dan senja bisa memandangku. Di belakang bangku kayu itu, ada sebuah kamar. Ruangannya luas, penuh buku, dengan sinar lampu yang samar. Di situ aku bisa memandang langit; dan langit juga bisa memandangku. Di dalam kamar itu, ada sekeping hati, tempat aku bisa melabuhkan sunyi. Dan di dalam sunyi itu; aku bisa becermin melihat diriku sendiri. Sunyi.

Desember 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar