16 Mei 2011

FIKSIMINI KURNIAWAN JUNAEDHIE

.
.

NASIB TUKANG PENGARANG.
Ketika hendak menulis sajak, pengarang itu kelabakan karena tidak memiliki huruf A. Ketika huruf A-nya berhasil ditemukan, ia malah ingin menulis cerpen. Karena merasa sialan, akhirnya ia memutuskan untuk menulis fiksimini yang sama sekali terbebas dari huruf A. Sejak itu ia hidup bahagia.

PEREMPUAN.
Sementara tangan kanannya mengerik punggung suaminya yang tengkurap, tangan kirinya menulis pesan singkat untuk kekasihnya: I love you!

BLUE DANUBE
Ketika tidur bersama suaminya, diam-diam ia memotong hatinya sendiri untuk diberikannya kepada lelaki lain. Darah bersimbah di ranjang, tapi si suami tidak melihatnya karena hatinya juga telah diambil perempuan lain.

.
Semua tulisan di blog ini boleh dikutip, asal menyebut sumber blognya. Copyright @ 2011
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar