Sajak Kurniawan Junaedhie
aku bukan hamlet si peragu
aku kurniawan,
bekas penyair
yang memberontaki hidup
karena didesak 1001 keinginan duniawi
aku berada di jantung kota
di antara seliweran bus kota
gedung-gedung jangkung yang membusungkan dada
dan terseok-seok
mencari nasibku di antara asap knalpot
yang bergulung-gulung mengepungku
aku naik lift sampai ke puncak gedung
memandang ke langit jelaga
sambil minum bir
dan memungut peanuts dan cheese
sementara kulihat orang-orang marah di jalanan
karena mencari penghidupan
siapakah diriku
di mana alamatku
adakah nasibku
ada di antara orang yang lalulalang itu?
sementara tubuhku di Jakarta, rohku terus mengembara
aneh. kesunyian seperti mencekikku dari 8 penjuru
siapakah sebetulnya diriku ?
1992
Dari buku kumpulan puisi Dari Negeri Poci, Pustaka Sastra, Jakarta, 1993
Tidak ada komentar:
Posting Komentar