16 Mei 2009

Di Rimba Jakarta

Sajak Kurniawan Junaedhie

aku bukan hamlet si peragu
aku kurniawan,
bekas penyair
yang memberontaki hidup
karena didesak 1001 keinginan duniawi

aku berada di jantung kota
di antara seliweran bus kota
gedung-gedung jangkung yang membusungkan dada
dan terseok-seok
mencari nasibku di antara asap knalpot
yang bergulung-gulung mengepungku

aku naik lift sampai ke puncak gedung
memandang ke langit jelaga
sambil minum bir
dan memungut peanuts dan cheese
sementara kulihat orang-orang marah di jalanan
karena mencari penghidupan

siapakah diriku
di mana alamatku
adakah nasibku
ada di antara orang yang lalulalang itu?
sementara tubuhku di Jakarta, rohku terus mengembara
aneh. kesunyian seperti mencekikku dari 8 penjuru

siapakah sebetulnya diriku ?

1992

Dari buku kumpulan puisi Dari Negeri Poci, Pustaka Sastra, Jakarta, 1993

Tidak ada komentar:

Posting Komentar