12 Mei 2009

Anda Seorang Amatir

KALAU BEGITU, ANDA SEORANG AMATIR

Dear Journalist,

Berita-berita yang dihasilkan dari sebuah kolusi antara Anda dengan sumber berita untuk tujuan-tujuan tertentu tak dapat dibenarkan. Dalam hati kami sering bertanya, apakah Anda melakukan hal itu karena ketidak-tahuan, atau karena Anda berpikir kami tidak akan mengetahuinya. Percayalah, Bung, hal seperti itu akan segera terasa.

Semuanya mungkin dimulai dari hal sederhana.

Anda berniat mewawancarai seorang tokoh yang menurut Anda selama ini dikenal sangat hebat dan penuh kontroversi. Setelah berbulan-bulan mencoba menghubunginya, pada suatu hari, eh, si tokoh bersedia menerima Anda, asal, --ini dia-- Anda harus menyerahkan terlebih dulu draft garis besar pertanyaan yang akan anda ajukan, dan Anda harus pula bersedia menyerahkan copy naskah hasil wawancara sebelum dipublikasikan untukdikoreksi. Dengan mengabaikan kelaziman yang selama ini berlaku di dunia pers, Anda langsung menyetujui persyaratan itu.

Tahu apa reaksi kami sewaktu membacanya? Jika tadinya kami sangat antusias untuk membaca hasil percakapan Anda dengan tokoh luar biasa itu, kini kami menjadi muak, karena menyadari, Anda sedang berusaha menyenangkan tokoh itu. Dan jika hal ini menjadi garis kebijakan Anda atau media Anda, lambat laun, kami pasti tidak mempercayai Anda lagi. Bagi kami, hal itu hanya layak dilakukan oleh para pemula dan kaum amatir.

Salam kompak,
Khalayak Anda