30 Maret 2008

Puisi:
Azalika Umur Dua

Sajak Kurniawan Junaedhie



yang tersenyum di postcard itu engkau
dengan anting di telinga
dan baju penuh bunga
rok bergambar winnie depooh

hari itu, kami duduk bertiga
ada vas bunga di tengahnya
jurufoto mengabadikan kami
klik. hasilnya sebuah foto keluarga

aneh. rumah yang dulu sepi
kini jadi tambah ramai
ada warga baru di rumah
inilah foto keluarga

tak kusangka, begini rasanya jadi seorang ayah
gembira, terharu dan kadang merasa lucu.
ada warga baru yang dulu hanya angan-angan
kini bisa jadi hiburan tatkala hidup susah

akan jadi apa kamu nanti?
sekretaris? bankir? istri konglomerat?
ah, sarankan hanya satu: jadilah dirimu sendiri

selama hidupmu bahagia
cukup sudah umurku dipanjangkan.
bukankah itu cita-cita lumrah seorang ayah?

hari ini umurmu dua
tahun depan tiga, dan selanjutnya 20
saat itu, mungkin aku sudah tua
mungkin, saat itu, ada lagi jurufoto lain
mengabadikan foto keluargamu

17 Agustus 1997

Catatan: Hari ini selagi membereskan rumah, aku menemukan pigura berisi sebuah puisi. Puisi itu ditulis tahun 1997, untuk putri sulungku Azalika yang kini berusia 13 tahun Aku langsung meminta dia membacanya. Mata kami basah. Aku langsung mengambil lapotop, dan mengetikkannya di sini.