Dua hari lalu Kompas menurunkan tulisan, "Nge-blog" Makin Mewabah." Hari ini, Kompas menurunkan lagi judul, "Fenomena Blog Belt", "Blogger", dan "M-Blog". Tulisan2 itu pada dasarnya melaporkan bahwa saat ini blog sudah mendunia. Dikatakan, sudah 130.000 blogger tercatat di dunia. Bahkan Beijing, Singapura, serta Mumbai disebut-sebut sebagai empat kota Asia dalam "Blog Belt" dunia, dengan lalu lintas posting dan komentar terbesar di antara 30 kota dunia.
Blogger, terus terang bukan mainan baru buat saya. Sekitar 6-7 tahun lalu saya sudah jadi blogger-member. Bahkan mungkin ada beberapa blog sekaligus saya bikin termasuk untuk dua putri saya: Sali dan Sela. Tapi rupanya saya boros password dan nama login. Jadi, hilamg semua, karena saya lupa login maupun passwordnya.
Tahun lalu, satu blog saya ditemukan oleh Dharnoto teman saya yang secara tak sengaja melalui mesin pencari Google. Itu gara-gara nama dia disebut-sebut oleh tulisan saya, sementara dia kebetulan lagi memasukkan nama dia di kolom search engine tadi. Kebetulan, blog satu itu menjadi tempat saya rajin menulis apa saja. Termasuk ngerasani teman. Karena url-nya sempat saya simpan di Favorite, saya masih bisa membuka, meski tidak bisa mengirim posting lagi. Ini blog lama saya.
Jadi pengen juga saya bikin baru, yang pass dan loginnya bakal saya inget2 terus. Jadi, begitulah, saya jadi blogger lagi supaya tidak terlalu ketinggalan zaman.
Niat hati sih, blog ini mau saya jadikan semacam rak buku, atau lemari virtual saya. Jadi apa saja saya simpan di sini, demi menghemat rak buku saya. Cuma, sori, kalau di beberapa tulisan kelihatannya saya narsis. Sudah saya bilang, ini pengganti lemari buku saya. Daripada hilang kan mending tulisan2 narsis itu saya simpan di blog. Saya cuma berdoa, semoga blog ini tidak hilang, mentang2 gratisan.
Selamat membaca.
kucing ninggalin anak,penulis ninggalin tulisan. agrre.
BalasHapus